Translate

Showing posts with label Educative. Show all posts
Showing posts with label Educative. Show all posts

Friday, February 15, 2013

Books "HIKING GIRLS"



Judul Asli : HIKING GIRLS
Copyright © 2008 Hye-jung Kim
Copyright © 2012 Penerbit Serambi Ilmu Semesta
Penerbit Atria (Imprint Serambi)
Alih Bahasa : Dwita Rizki
Editor : Dian Pranasari & Diksi Dik
Cetakan I : Agustus 2012 ; 276 hlm 

Lee Eun Sung dan Joo Bo Ra, memiliki masalah yang serupa dengan anak-anak remaja Korea pada umumnya. Tetapi mereka berdua memiliki sedikit perbedaan karena latar belakang keluarga yang tidak biasa. Pengalaman semasa kecil hingga remaja yang kurang bahagia ditambah dengan jiwa muda yang memberontak,mengakibatkan timbulnya berbagai masalah hingga menjadi suatu kasus yang cukup serius untuk dipandang sebagai pelanggaran hukum. Demi menyelamatkan masa depan mereka yang masih sangat muda, mereka berdua diberi kesempatan kedua untuk merubah pandangan hidup mereka, menjadi lebih baik ....

Lee Eun Sung sedari kecil sering dipandang aneh oleh orang-orang, dan saat menginjak remaja ia tahu bagaimana rasanya setip hari di jauhi dan diejek karena tidak memiliki ayah. Lee Eun Sung disebut-sebut anak haram, memiliki bibit buruk seperti ibunya yang hamil semasa remaja tanpa pernah menikah. Akibatnya ia mulai membela diri dengan memukul siapa saja yang menyakitinya. Tak lama kemudian ia dikenal sebagai biang onar dan tukang berkelahi. Hingga suatu hari ia memukuli Yoo Ji Yeon – si pesolek yang sok aksi dan berani menghina ibunya dengan berbagai sebutan. Masalah bertambah ruwet karena Yoo Ji Yeon adalah putri pejabat penting, dan Eun Sung diajukan ke pengadilan, terancam akan dijatuhi hukuman penjara anak-anak. 

Books "A SINGLE SHARD"



Judul Asli : A SINGLE SHARD
Copyright © by Linda Sue Park
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Maria M. Lubis
Editor : Fenty Nadia & Ida Wajdi
Illustrasi : Indra Bayu
Desain Cover  : Aniza Pujiati
Cetakan I : Maret 2012 ; 196 hlm 

Kisah ini berawal di sebuah desa kecil di pantai barat Korea, sekitar pertengahan abad ke-12. Tentang seorang pemuda yang disebut sebagai ‘Tree-ear’ atau jamur kuping, ia diberikan nama serupa dengan jamur keriput dan berbentuk setengah lingkaran yang mampu tumbuh di batang-batang pohon mati atau tumbang, muncul dari kayu lapuk tanpa benih semaian. Sebatang kara semenjak kanak-kanak ketika terjadi wabah penyakit di desanya. Semula ia hendak dirawat oleh para rahib di kuil, namun ketika tiada yang sanggup, maka Crane-man, seorang tunawisma yang cacat kaki, bersedia merawatnya hingga dewasa. Meski tinggal di bawah jembatan dan mencari makanan dari sisa-sisa yang makanan yang terbuang, Crane-man mengajarkan budi pekerti serta kehormatan harga diri kepada Tree-ear, agar tidak pernah melakukakan perbuatan tercela.

“Mencuri dan mengemis membuat seorang manusia tidak lebih baik daripada seekor anjing.”
“Pekerjaan memberikan harga diri kepada seorang manusia, sementara mencuri memusnahkannya.”

Di sela-sela waktunya, Tree ear suka mengamati Min – pembuat Keramik terbaik di desa Ch’ulp’o, hasil karyanya terkenal seantero Korea, karena keindahan serta keunikan yang tak bisa ditiru oleh pembuat Keramik lainnya. Dan saat suatu hari Tree ear memberanikan diri untuk melihat hasil karya Min dari dekat, tanpa sengaja ia memecahkan salah satu diantaranya. Demi menebus kesalahan, Tree ear menawarkan jasa untuk bekerja tanpa bayaran kepada Min. Di mulai dari mencari kayu sebagai bahan bakar tungku pembuatan keramik, hingga akhirnya Tree ear diperbolehkan mencari dan menggali tanah liat bahan utama pembuatan keramik yang bagus.