Translate

Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Wednesday, August 28, 2013

Books "RONGGENG DUKUH PARUK"

Judul Asli : RONGGENG DUKUH PARUK
Copyright © by Ahmad Tohari
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Cover by Mendiola Design | photos by Eriek Juragan
Cetakan VII : November 2011 ; 408 hlm
Rate : 3,5 of 5

Dukuh Paruk yang terdiri dari 23 rumah merupakan kawasan pemukiman yang kecil dan tersendiri, jauh dari kawasan pemukiman lainnya. Para penghuninya merupakan keturunan dari Ki Secamenggala – moyang yang pernah menanamkan ‘namanya’ dalam sejarah sebagai pelarian bromocorah yang sengaja mencari tempat terpencil untuk menyepi dan menghabiskan sisa hidupnya. Sisa keturunan yang masih ada, bertahan hidup dengan tetap memegang adat istiadat serta aturan peninggalan leluhur mereka, termasuk tetap menyembah pemakaman Ki Secamenggala dan mempercayai ramalan bahwa suatu saat, Dukuh Paruk akan kembali meraih kejayaan seperti masa lalu melalui titisan roh indang pada calon ronggeng.
“Di pedukuhan itu ada kepercayaan kuat, seorang ronggeng sejati bukan hasil pengajaran. Bagaimanapun diajari, seorang perawan tak bisa menjadi ronggeng kecuali roh indang telah merasuk tubuhnya. Indang adalah semacam wangsit yang dimuliakan di dunia peronggengan.” [ p. 13 ]

Friday, June 21, 2013

Books "THE REMAINS OF THE DAY"

Books “PUING-PUING KEHIDUPAN”
Judul Asli : THE REMAINS OF THE DAY
Copyright © Kazuo Ishiguro 1989
Penerbit Hikmah
Alih Bahasa : Femmy Syahrani
Penyelaras Aksara : Ifah Nurjany
Pewajah Sampul : Windu Tampan
Penata Letak : elcreative26@yahoo.com
Cetakan III : Agustus 2007 ; 338 hlm
Rate : 3,5 of 5 
[ Conclusion at the bottom in English ] 
[ Reblogged from HobbyBuku's Classic ]

Sebuah pepatah lama mengatakan “Gajah mati meninggalkan Gading, Macan mati meninggalkan Belang, Manusia mati meninggalkan Nama” __entah mengapa hal ini yang terngiang di benakku setelah selesai membaca kisah ini, tentang perjalanan hidup sosok manusia yang mencari ‘sesuatu’ yang dianggap sebagai tujuan hidupnya, namun pada titik tertentu ia justru kehilangan arah. Seperti biasa, Kazuo Ishiguro mampu menuangkan buah pikirannya dalam untaian kalimat yang menarik sekaligus ‘indah’ secara keseluruhan dengan narasi yang unik dan sangat sederhana namun memiliki makna cukup dalam.

Kisah ini tentang sosok yang dikenal sebagai Mr. Stevens – Kepala Pelayan di Darlington Hall, salah satu kediaman khas bangsawan Inggris milik keluarga Darlington selama ratusan tahun. Beliau telah mengabdi selama hampir 35 tahun dan melayani langsung Lord Darlington hingga Perang melawan Nazi berimbas pada penurunan status serta perekonomian Lord Darlington. Dan pada akhirnya di tahun 1956 Darlington Hall dijual kepada Mr. Farraday – pengusaha kaya raya dari Amerika yang memiliki ketertarikan akan segala sesuatu yang ‘berbau’ Inggris Kuno. Maka Darlington Hall memiliki pemilik baru dan Mr. Stevens merupakan salah satu bagian dari ‘paket-penjualan’ Darlington Hall, harus mempersiapkan diri melayani majikan yang sama sekali berbeda.

Wednesday, March 27, 2013

Books "THE BLUE DIARY OF MUMBAI"



Books ”THE BLUE DIARY OF MUMBAI”
Judul Asli : THE BLUE NOTEBOOK
Copyright © 2009 by James Andrew Levine, M.D., Ph.D.
Penerbit Salamadani
Alih Bahasa : Nuraini Mastura
Editor : Endah Wijayanti
Desain sampul : Tyo
Cetakan I : September 2012 ; 344 hlm

“Namaku Batuk. Aku seorang gadis lima belas tahun yang tinggal di Jalan Umum di Mumbai. Aku sudah tinggal di sini selama 6 tahun dan aku diberkahi dengan kecantikan dan sebatang pensil.”

Saat memilih buku ini dari rak etalase di toko buku, bayanganku tentang drama perjuangan anak gadis yang terseret dalam dunia pelacuran di wilayah India, menggugah keingin-tahuanku, apalagi sang penulis juga terkenal sebagai aktifis sosial dalam perjuangan hak-hak manusia di kawasan Asia, namun sembari membaca halaman demi halaman, sungguh sebuah kesan mendalam sekaligus mengerikan dan menyentuh, mewarnai sepanjang kisahnya dari awal hingga akhir.

Ditulis dengan sudut pandang orang pertama, kisah ini merupakan jurnal pribadi gadis bernama Batuk, yang berasal dari keluarga miskin di wilayah India. Dilahirkan dari pasangan suami-istri yang berjuang mencari nafkah namun tak mampu mengimbangi dan memenuhi kebutuhan keluarga yang semakin membesar, Batuk adalah salah gadis yang memiliki keistimewaan. Bukan saja ia memiliki paras yang cukup elok, ia juga memiliki kecerdasan serta kemauan keras demi memperoleh Impiannya di dalam dunia yang serba kekurangan dan penuh dengan kepahitan dan hal-hal negatif.

Books "AN ARTIST OF THE FLOATING WORLD"


Judul Asli : AN ARTIST OF THE FLOATING WORLD
Copyright © by Kazuo Ishiguro, 1986
Copyright © 2010 Penerbit Elex Media Komputindo
Alih Bahasa : Rahma Wulandari
ISBN : 978-602-02-0497-0 | 2013 | 226 hlm
[ Review in Bahasa Indonesia & English ]
“Sebuah kebahagiaan mendalam yang muncul dari keyakinan bahwa perjuangan seseorang telah diakui ; bahwa kerja kerasnya telah membuahkan hasil, keraguannya terhapuskan, semuanya menjadi sepadan dan bernilai – inilah kisah tentang seseorang yang telah mencapai sesuatu  yang  bernilai dan memperoleh pengakuan.” [ p.  223 ]
Kehidupan seorang manusia semenjak ia terlahir di dunia hingga tiba saatnya ia kembali ke asalnya – merupakan perjalanan unik yang memiliki jejak serta warna yang berbeda, antara satu dengan yang lain. Terlepas dari perbedaan ras, kondisi lingkungan, status ekonomi dan sosial, masing-masing memiliki kesempatan yang sama, yaitu menentukan sendiri pilihan akan jalan mana yang akan ditempuh dalam menjalani hari demi hari. Namun yang sering terjadi, manusia tidak mau meluangkan waktu untuk bersyukur atas kebahagiaan, kesenangan, kenyamanan, kenikmatan dan kesuksesaan yang dialami. Bahkan acapkali senantiasa menuntut ‘hak’ diatas ‘kewajiban’ dan menyalahkan siapa saja atas kesalahan dan kegagalan yang dialami, alih-alih berusaha menerima tanggung jawab atas diri sendiri.

Books "SAGA NO GABAI BAACHAN"



Judul Asli : SAGA NO GABAI BAACHAN
Copyright © 2001, 2004 Yoshichi Shimada
Illustration Copyright © 2004 Jiro IHA
Indonesian edition copyright © by Mahda Books
Penerbit : Kansha Books ( a division of Mahda Books )
Koordinator Penerjemah : Mikihiro Moriyama
Alih Bahasa : Indah S. Pratidina
Editor : Tim Kansha
Sampul : Iksana Banu
Isi : Husni Kamal
Cetakan I : Januari 2012 ; 320 hlm

“Nek, dua-tiga hari ini, kita makan kok hanya nasi ya, tanpa lauk?” Sambil tertawa terbahak-bahak, nenekku menjawab, “Besok nasi pun takkan ada kok.” Kami hanya bertatapan mata, kemudian kembali terbahak bersama.

Demikianlah kalimat pembuka kisah ini yang langsung memikat hatiku. Kisah yang semula kusangka sebagai kisah fiksi, ternyata merupakan semi biografi penulis tentang kisah masa kanak-kanaknya hidup bersama sang nenek di desa, karena sang ibu yang merupakan orang tua tunggal tak mampu membiayai kehidupan mereka di kota. Maka si kecil Akihiro di kirim untuk tinggal di desa. Keberangkatan Akihiro pun melalui ‘sandiwara’ seakan-akan ia diajak menemani mengantarkan sang bibi yang sedang berkunjung, kembali pulang ke desa. Dan sesaat kereta mulai berangkat, Akihiro didorong masuk ke dalam kereta api yang kemudian melaju, meninggalkan sang ibu yang menangis karena harus melakukan tindakan sedemikian rupa demi keselamatan hidup mereka bersama.

Kehidupan Akihiro di desa juga tidak mudah. Sang nenek yang bekerja sebagai pembersih di sekolah, seringkali tak memiliki uang yang cukup untuk hidup mereka berdua. Namun Akihiro belajar semenjak usia dini, bahwa kehidupan tidak sekedar mengandalkan uang, melainkan kecerdikan dan keberanian mengambil kesempatan. Semuanya berkat ajaran hidup serta teladan yang diberikan sehari-hari, hingga kemiskinan yang mereka alami bukan merupakan penderitaan semata melainkan proses kehidupan yang harus diperjuangkan. Beberapa saat lalu diriku sempat membaca kisah ‘ibuk’ karya Iwan Setyawan yang juga merupakan biografi perjuangan kehidupan seorang wanita, demi keluarganya, suami serta anak-anaknya. 

Books "ibuk,_"



Judul Asli : ibuk,
Penulis : Iwan Setyawan
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Editor : Mirna Yulistianti
Proof Reader : Dwi Ayu Ningrum
Desain & Ilustrasi sampul : Itjuk Rahayu
Setter : Ayu Lestari
Cetakan I : Juni 2012 ; 296 hlm 

Pertama kali mendengar judul ini, sempat kusangka merupakan drama parodi plesetan dari ‘e-book’ namun setelah ‘membaca’ judulnya lebih cermat, ternyata merupakan kalimat dari sebuah panggilan akrab bagi seorang ibu, panggilan yang sangat dikenal oleh masyarakat Jawa yaitu ‘ibuk, __’

Dalam waktu sebulan setelah rilis, buku ini bukan hanya memperoleh respons yang sangat positif dari kalangan pembaca, bahkan mengalami cetak ulang dalam tempo hanya sebulan. Rasa penasaran sempat menggugah keinginanku untuk segera membuka buku ini dan membaca kisahnya, namun karena kesibukan dan lain sebagainya, akhirnya baru pada bulan ini diriku berusaha menyempatkan diri untuk berkelana dalam kisah yang memperoleh nominasi Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2012 ini. 

Sebuah kisah tentang seorang wanita bernama Tinah dan seorang pria bernama Sim, yang terikat jiwa satu sama lain dan bertekad menjalin bahtera rumah tangga bersama, sehidup dan semati, dalam kesenangan maupun kesusahan. Hidup seadanya dari nafkah Slim sebagai kenek angkot hingga akhirnya berhasil memiliki angkot sendiri, ditambah dengan kelahiran putra-putri mereka, Tinah – sang gadis lugu yang tidak tamat SD, tak pernah mengeluh hanya berusaha sekuat tenaga membantu sang suami mengatur rumah tangga dan mencukupi kebutuhan masing-masing anggota keluarganya. 

Books "GADIS KRETEK"



Judul Asli : GADIS KRETEK
Penulis : Ratih Kumala
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Editor : Mirna Yulistianti
Desain & Ilustrasi Isi : Iksaka Banu
Cetakan I : Maret 2012 ; 276 hlm 

Awal Maret kemarin salah seorang teman menunjukkan sebuah ‘cover’ sampul buku yang akan rilis, sekilas kukira kisah tentang Ibu Kartini (maklum dari hanya melihat sekilas), karena suka dengan kisah sejarah, maka ku-iyakan saja pre-order buku ini. Dan ternyata saat menerima bukunya, lho judulnya “Gadis Kretek” ...berarti pasti tentang rokok – sesuatu yang sangat tidak aku sukai. Tetapi ada pepatah mengatakan ‘don’t judge by its cover’ atau ‘jangan menilai hanya berdasarkan tampilan luarnya’, selidiki dahulu kebenaran isinya, maka setelah sekian bulan terlupakan, kuraih buku ini dan memulai kisahnya ...

Ternyata sangat menarik !!! Walau tidak pada awal-awal kisah, justru menjelang separuh buku, kisah tentang pergulatan dan perjuangan hidup manusia dengan menggunakan latar belakang budaya serta sejarah bangsa Indonesia, semakin mencekam dengan ketegangan sekaligus pembelajaran --- setidaknya diriku belajar tentang hal-hal baru, tentang sejarah pembuatan rokok, walau produknya tak kusukai secara pribadi, tapi proses yang dilakukan pasti ‘mengundang selera’ kebanyakan orang untuk menyimak lebih dalam. 

Books "CANTING"



Judul Asli : CANTING
Penulis : Arswendo Atmowiloto
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Desain & Ilustrasi sampul : Wedha
Cetakan I : Oktober 2007 ; 408 hlm 

Kisah dibuka dengan kehidupan di Ndalem Ngabean Sestrokusuman – kediaman Raden Ngabehi Sestrokusuma, atau yang dikenal sebagai Pak Bei, pengayom penduduk setempat, juragan batik yang memiliki 112 buruh batik beserta angggota keluarganya. Namun suasana pada pagi hari itu sedikit berbeda dengan hari-hari biasa. Para buruh batik diliburkan, dan Bu Bei tidak berangkat ‘kulakan batik’ di Pasar Klewer, alasannya Pak Bei sedang sakit. Alasan sebenarnya Bu Bei ternyata sedang mengandung. Masalahnya ia sudah terlalu tua untuk hamil kembali. Bu Bei sudah berusia 32 tahun saat itu. Anak-anak mereka sudah besar-besar. Apa ‘omongan’ orang-orang jika tahu tentang hal ini. Dan bagaimana tanggapan Pak Bei atas kehamilan yang tak disangka-sangka ini ... 

Bu Bei sudah menikah saat berusia 14 tahun. Nama aslinya Tuginem, seorang putri rakyat biasa, yang tak bermimpi dipersunting oleh Den Bei Daryono – putra sulung Ngabean, keluarga priyayi. Pernikahan antara keduanya, menimbulkan berbagai masalah. Keluarga mempelai wanita diangkat derajat serta martabatnya, bahkan desa asalnya mendapat kehormatan karena salah satu penghuninya menjadi anggota keluarga Ngabean. Namun bagi keluarga mempelai pria, hal ini merupakan ‘aib’ yang menjadi pembicaraan serta kasak-kusuk kerabat dalam. Tuginem harus banyak belajar untuk menjadi sosok panutan dan pasangan yang pantas bagi Den Bei Daryono, apalagi semenjak ia menyandang panggilan Bu Bei. 

Books "THE VILLAGE BRIDE OF BEVERLY HILLS"



Judul Asli : THE VILLAGE BRIDE OF BEVERLY HILLS
Copyright © 2004 by Kavita Daswani
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Gita Yuliani K.
Cetakan ke-01 : Juni 2008 ; 336 hlm
 
Sinopsis Cerita :
Ini adalah kisah tentang seorang wanita yang hidup dalam lingkungan adat dan budaya tradisional yang masih kental di jaman modern, memperjuangkan kebahagiaan serta cinta dalam hidupnya serta mempertahankan nilai-nilai moral dan harga dirinya sebagai manusia. 

Priyanka – dikenal dengan ‘Priya’ , gadis India yang diberi nama sesuai putri tunggal Rajiv dan Sonia Gandhi ( mantan perdana menteri India yang terbunuh ) , percaya bahwa nama yang diberikan oleh orang tuanya yang membuat dirinya menikah pada usia 24 tahun, mendahului ketiga kakaknya.  Priya menikah dengan Sanjay Sohni melalui sistem perjodohan tradisional India, lewat perantara, setelah bertukar foto, saling bertemu selama 1 minggu, masing-masing pihak dan keluarga setuju untuk melangsungkan pernikahan. Maka jadilah Priya pengantin baru dan sebagai seorang istri, ia wajib mengikuti suaminya kembali ke Los Angeles, Amerika.

Berada ribuan mil berjauhan dari sanak dan keluarganya, Priya belajar menyesuaikan diri hidup di kota yang sangat jauh berbeda dengan kehidupan sebelumnya. Dan tugasnya tidak semakin ringan karena sebagai menantu Hindu yang taat, maka ia wajib melakukan semua tugas rumah tangga, mulai dari berbelanja di supermarket, memasak makanan untuk sekeluarga, membersihkan rumah setiap hari serta melayani kebutuhan keluarga Sanjay … ya, benar sekali – mereka tinggal serumah dengan kedua orang tua Sanjay beserta adik perempuan Sanjay bernama Malini. 

Books "THE PALACE OF ILLUSIONS"


Books “ISTANA KHAYALAN”
Judul Asli : THE PALACE OF ILLUSIONS
Copyright © 2008 by Chitra Banerjee Divakaruni
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Gita Yuliani K.
Cover by Satya Utama Jadi
Cetakan ke-01 : Juli 2009 ; 496 hlm

Pembuka :
Saat membaca sinopsis buku ini, teringat kembali akan kisah-kisah tentang tokoh-tokoh ‘pewayangan’ yang dulu sangat akrab sebagai bacaan semasa kecil lewat komik-komik maupun cergam karangan R.A. Kosasih. Rasa penasaran serta keinginan untuk mengulang kembali kisah-kisah tersebut, menggerakkan hati-ku untuk memilih buku ini sebagai salah ‘teman’ dalam perjalanan keluar kota.

Saat membuka halaman pembuka, masuk kata pengantar (yang sangat menarik karena bukan sekedar ucapan terima kasih belaka, namun disertai pula catatan dari penulis yang mengungkapkan sedikit ‘buah-pikiran’ mengapa beliau menulis kisah ini dari sudut pandang yang berbeda), kemudian mulai memasuki lembar-lembar kisah yang menjadi awal dari sosok utama tokoh wanita yang dikenal dengan nama Drupadi – wanita yang menjadi pasangan serta pendamping Pandawa Lima, wanita yang lewat kisah ini dituturkan memegang peranan besar dalam kancah Bharatayuda.

Sebagai salah satu karya sastra yang tak lekang oleh waktu, kisah Mahabharata merupakan bagian dari penulisan buku ini, namun jangan berharap membaca kisah yang sama – karena penulis memilih memberikan ‘kursi-utama’ pada Drupadi yang kemudian dikenal sebagai Panchali (sebutan terhormat yang lebih umum bagi masyarakat India) untuk mengisahkan jalannya sejarah keturunan dinasti Kuru dari sudut pandang-nya ; dari sudut pandang seorang wanita yang memiliki emosi, hasrat serta ambisi tinggi, sesuatu yang jarang dan tidak dapat diterima dengan baik oleh masyarakat pada waktu itu. 

Books "IMPERIAL WOMAN"



Books “MAHARANI”
Judul Asli : IMPERIAL WOMAN
Copyright © 1956 by Pearl S. Buck
Copyright © renewed 1984 by Janice C. Walsh, Richard S. Walsh, John S. Walsh, Henriette C. Walsh, Mrs. Chieko Singer, Edgar S. Walsh, Mrs. Jean C. Lippincott and Carol Buck.
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Lily Wibisono
Cetakan II : Agustus 1993 ; 360 hlm [ part 1 ] + 440 hlm [ part 2 ]

[ Period : Month of April 1852 M ; Month of 3 on Cina Year 208 on Manchu | Ch’ing Dynasty | Peking, Cina ]

Pada bulan keenam, hari kedua puluh, para perawan Manchu harus tampil di hadapan Ibu Suri sang Putra Langit, untuk dipilih menjadi selir-selir sang Kaisar. Kisah ini dimulai dari sosok Orchid – gadis rupawan berusia 17 tahun, salah satu dari 60 orang gadis yang terpanggil menghadap Ibu Suri. Orchid yang kemudian dipanggil sebagai Yehonala – belajar menarik perhatian pihak-pihak yang terkait, karena ia mendambakan perubahan besar dalam hidupnya, ia menginginkan dirinya sebagai Selir Terpilih Putra Langit. Meski hatinya tertuju pada saudara sepupunya, Jung Lu, bahkan dapat dikatakan mereka dijodohkan semenjak kecil, namun Yehonala tidak langsung menerima lamaran pujaan hatinya, justru menantikan kehidupan baru nan megah di dalam istana. Ia adalah gadis yang sangat cerdas dan memiliki kemauan keras, namun sebagaimana semua gadis belia, ia sangat polos akan kejamnya dunia di balik tembok raksasa Kerajaan. 

Books "SONS"



Books “WANG SI MACAN”
Judul Asli : SONS
( book 2 of The House of Earth Trilogy )
Copyright © 1932, renewed 1959 by Pearl S. Buck
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Irina M. Susetyo
Cover by Satya Utama Jadi
Cetakan ke-01 : Maret 2008 , 608 hlm

Sinopsis :
Kelanjutan dari kisah keluarga Wang dimulai dengan sang Kepala Keluarga Wang Lung menjelang ajalnya hanya ditemani selir setia Pear Blossom. Walaupun telah memiliki kekayaan & mendiami istana yang megah, namun diakhir hayatnya, Wang Lung memilih menghabiskan waktunya di kediaman lama di tanah pertanian, tempat dimana ia dapat merasakan ketenangan dan kebahagiaan. Kedua putranya sibuk mempersiapkan pemakaman dan merencanakan pembagian tanah warisan milik mereka setelah Wang Lung meninggal. Sedangkan putra ketiga yang melarikan diri, tidak dapat ditemukan sampai Wang Lung menghembuskan nafas terakhir, menyusul ayahnya dan istri pertama yang setia O-lan, ibu seluruh putra-putrinya yang telah lama meninggalkan dunia terlebih dahulu.

Books "THE GOOD EARTH"



Books “BUMI YANG SUBUR” 
Judul Asli : THE GOOD EARTH
( book 1 of The House of Earth Trilogy ) 
Copyright © 1931 / renewed 1958 by Pearl S. Buck
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama 
Alih Bahasa : Gyani Buditjahja
Cover by Pang Warman 
Cetakan ke-04 : Agustus 2003 , 536 hlm
 
"Novel ini telah terjual habis dalam waktu singkat, menuai banyak pujian & penghargaan dari banyak kalangan. Puncaknya saat memenangkan hadiah Putlizer 1932 dan diterjemahkan kedalam lebih dari tigapuluh bahasa serta menduduki tempat terhormat di gedung sandiwara & gedung bioskop. Novel ini mengisahkan tentang Cina pada kehidupan abad kedua puluh, dimasa pemerintahan kekaisaran terakhir sehingga terjadi pergolakkan politik & sosial secara besar-besaran yang menyengsarakan rakyat jelata. Penulis mampu menggambarkan pergeseran antara ajaran dan norma-norma tradisional dengan masuknya pengaruh bangsa asing yang menjerat kehidupan banyak orang, seperti senjata, candu, budaya dan seni, pola pikir serta pendidikan menuntut kesetaraan derajat antara pria-wanita, kalangan atas-kalangan bawah. Suatu kisah yang pantas dinikmati tanpa melihat zaman ataupun waktu, karena hal ini masih banyak terjadi sampai saat ini dimana pun kita berada. Tokoh-tokoh yang ditampilkan dapat dijadikan refleksi akan apa yang kita pandang sebagai prinsip-prinsip kehidupan."

Sinopsis :

Ini adalah awal kisah tentang dinasti keluarga Wang – dimulai dari kehidupan Wang Lung, seorang petani muda dengan kehidupan sederhana sehari-hari menggarap tanahnya yang tidak seberapa untuk menghidupi dirinya beserta ayahnya yang telah beranjak tua. Menjelang usia yang cukup, sebagaimana didikan pemuda yang harus melanjutkan keturunan, maka ia mencari calon istri untuk melahirkan putra-putra penerus nama keluarga. Karena dirinya hanya seorang petani miskin, maka ia hanya mampu membayar mas kawin untuk menebus seorang budak wanita biasa dari Rumah Keluarga Hwang yang terpandang di desanya. 

Friday, February 15, 2013

Books "UNFORGETTABLE LOVE"



Books “UNFORGETTABLE LOVE”
Judul Asli : THERE IS A LOVE CALLED UNFORGETTABLE
Copyright © Tang Xiao Lan, 2010
Penerbit Serambi Ilmu Semesta
Alih Bahasa : Christanti Yuliana
Editor : M. Sidik Nugraha & Dian Pranasari
Cetakan I : Juni 2012 ; 589 hlm 

Zhuo Xiao Bing – seorang wanita muda, cantik dan menarik, cerdik sekaligus tangkas dalam melakukan pekerjaannya sebagai pemburu berita di dunia hiburan. Ia mampu menyelidiki serta memotret pasangan selebriti yang terlibat hubungan rahasia, kemudian menjualnya pada tabloid yang berani membayar mahal. Dan kali ini pun ia melakukan hal yang sama, ketika aktris terkenal He Li terlihat bersama seorang pria tak dikenal. Hasil pemotretan tersebut menambah pemasukan uang yang tidak sedikit ke kantongnya, namun yang tidak ia ketahui, peristiwa itu menjadi awal perubahan dalam kehidupannya. 

Dimulai dengan penugasan mendadak dari Wakil Editor Dong Wei, agar ia menggantikan tugas wawancara eksklusif dengan pimpinan baru Du Lun Entertainment – sebuah perusahaan media terbesar di Hong Kong, yang sedang membuka cabang di Cina. Xiao Bing menduga penugasan mendadak ini merupakan ‘balas-dendam’ Dong Wei yang merupakan sahabat baik aktris He Li yang menjadi headline di tabloid gara-gara potret Xiao Bing. Namun ia sama sekali tak menduga hal ini berbuntut panjang. Karena Direktur Du Lun Cina yanga harus ia temui adalah Tang Zheng Heng – pria yang ia potret sebagai ‘kekasih rahasia’ He Li. Dan pria tampan tapi dingin dan angkuh itu membalasnya dengan tindakan yang justru menempatkan Xiao Bing pada posisinya --- sebagai berita utama dalam tabloid !!

Books "HIKING GIRLS"



Judul Asli : HIKING GIRLS
Copyright © 2008 Hye-jung Kim
Copyright © 2012 Penerbit Serambi Ilmu Semesta
Penerbit Atria (Imprint Serambi)
Alih Bahasa : Dwita Rizki
Editor : Dian Pranasari & Diksi Dik
Cetakan I : Agustus 2012 ; 276 hlm 

Lee Eun Sung dan Joo Bo Ra, memiliki masalah yang serupa dengan anak-anak remaja Korea pada umumnya. Tetapi mereka berdua memiliki sedikit perbedaan karena latar belakang keluarga yang tidak biasa. Pengalaman semasa kecil hingga remaja yang kurang bahagia ditambah dengan jiwa muda yang memberontak,mengakibatkan timbulnya berbagai masalah hingga menjadi suatu kasus yang cukup serius untuk dipandang sebagai pelanggaran hukum. Demi menyelamatkan masa depan mereka yang masih sangat muda, mereka berdua diberi kesempatan kedua untuk merubah pandangan hidup mereka, menjadi lebih baik ....

Lee Eun Sung sedari kecil sering dipandang aneh oleh orang-orang, dan saat menginjak remaja ia tahu bagaimana rasanya setip hari di jauhi dan diejek karena tidak memiliki ayah. Lee Eun Sung disebut-sebut anak haram, memiliki bibit buruk seperti ibunya yang hamil semasa remaja tanpa pernah menikah. Akibatnya ia mulai membela diri dengan memukul siapa saja yang menyakitinya. Tak lama kemudian ia dikenal sebagai biang onar dan tukang berkelahi. Hingga suatu hari ia memukuli Yoo Ji Yeon – si pesolek yang sok aksi dan berani menghina ibunya dengan berbagai sebutan. Masalah bertambah ruwet karena Yoo Ji Yeon adalah putri pejabat penting, dan Eun Sung diajukan ke pengadilan, terancam akan dijatuhi hukuman penjara anak-anak.