Translate

Showing posts with label Weird Relationships. Show all posts
Showing posts with label Weird Relationships. Show all posts

Sunday, August 25, 2013

Books "COIN LOCKER BABIES"


Judul Asli : COIN LOCKER BABIES
Copyright © 1980 by Ryu Murakami
Penerbit : Elex Media Komputindo
Alih Bahasa : Anin Finia
Cetakan I : Juni 2012 ; 554 hlm
Rate 3 of 5
[ Conclusion in English at the bottom Post ]
~ Reblogged from HobbyBuku's Mystery Stories ~
“Dari tahun 1969 sampai 1975 telah ditemukan sebanyak 68 bayi yang dibuang di seluruh Jepang. Kebanyakan sudah membusuk menjadi mayat. Bayi itu dibuang setelah meninggal dan sisanya tewas di dalam loker sewaan. Bayi yang ditemukan masih hidup, kebanyakan mati setelah sampai di rumah sakit. Jadi bisa dikatakan, yang mampu bertahan hidup hanyalah mereka berdua. Mereka mampu mengalahkan ketakutan alam bawah sadar saat menghadapi kematian beberapa puluh jam setelah dilahirkan.” [ p. 11 ]
Ini adalah kisah dua orang bayi yang ‘dibuang’ oleh ibu masing-masing segera setelah dilahirkan, dan mereka disembunyikan di dalam loker barang di stasiun, hingga ditemukan oleh pihak berwenang. Kikuyuki Sekiguchi ditemukan pada tanggal 18 Juli 1972 dan diberikan dalam asuhan Panti Asuhan Bunda Maria Sakura yang ditangani oleh para biarawati.Kiku tumbuh menjadi bocah yang tampak cukup sehat, namun tak memiliki ketertarikan pada apa pun, lebih memilih tinggal dalam dunianya sendiri. Hingga ia bertemu dengan Hashio Mizouchi, yang kurus dan sakit-sakitan. Keduanya menemukan kebersamaan saat mendapati mereka merupakan dua bayi yang selamat dari pembuangan di loker sewaan. Terutama juga karena keduanya memiliki ‘dunia’ tersendiri yang hanya ada di benak masing-masing.

Sunday, July 21, 2013

Books "OUT"


Books “BEBAS”
Judul Asli : OUT
Copyright © 1997 by Natsuo Kirino
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Lulu Wijaya
Cetakan II : Mei 2007 ; 576 hlm
Design & Cover by Satya Utama Jadi
Cover photograh © by Dylan Collard
Rate : 3,5
[ Reblogged from HobbyBuku's Mystery Stories ]

Novel suspense karya penulis Jepang senantiasa menghadirkan nuansa yang menarik sekaligus mencekam, perpaduan antara kriminalitas denga dunia semi-supranatural sebagaimana keyakinan dan kepercayaan yang masih dipegang erat oleh masyarakat Jepang. Saat melihat novel ini, satu hal yang sangat menarik perhatianku, desain sampul yang merupakan kombinasi ilustrasi serta fotografi yang unik, disertai sinopsis yang tak pelak mengundang rasa penasaran. Sayangnya novel ini sudah cukup langka dan sulit ditemui, and thanks to mbak Astrid maka akhirnya kesempatan untuk ‘menikmati’ bacaaan yang mendapat rekomendasi kategori ‘gory’ dari beberapa rekan yang sudah membacanya, kini dapat pula dialami ...

Kisah ini dibuka dengan adegan kegiatan buruh pabrik yang merupakan salah satu dari sekian banyak industri yang berkembang di Jepang. Sebagaimana negara yang maju dan berkembang, salah satu penopang perekonomian dapat dilihat pada distrik industri, pabrik-pabrik yang tetap memperlakukan jam kerja penuh selama 24 jam, hingga ada pekerja shift pagi sesuai jam kerja normal, dan ada pula pekerja shift malam yang memulai tepat pukul 12 malam hingga menjelang pagi. Dari sekian banyak buruh dan pekerja kasar inilah, kisah kehidupan manusia dituturkan melalui sosok 4 orang wanita yang berbeda latar belakang dan kehidupan masing-masing, berteman karena sama-sama menjalani pekerjaan berat di pabrik makanan kotakan, hingga sebuah peristiwa mengerikan memicu rangkaian kejadian yang merubah total kehidupan mereka.

Saturday, July 20, 2013

Books "NORWEGIAN WOOD"

Books ”NORWEGIAN WOOD”
Judul Asli : NORUWEI NO MORI
Copyright © 1987 Haruki Murakami
Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Alih Bahasa : Jonjon Johana
Editor : Yul Hamiyati
Desain sampul : Aldy Akbar
Lay-out : Wendie Artswenda
Cetakan IV : Mei 2013 ; 423 hlm
Rate : 4 of 5

Mendengar nama Haruki Murakami merupakan gabungan antara rasa ‘penasaran’ sekaligus ‘ngeri’ karena karya-karya beliau bukan saja diakui oleh dunia literatur Internasioanl, melainkan juga termasuk dalam kategori ‘unik-aneh-tidak mudah untuk dipahami’ – maka harap dimaklumi jika baru kali ini diriku memberanikan diri membaca bukunya yang kebetulan diterbitkan ulang oleh penerbit KPG. Dan salah satu alasan lain mengapa diriku akhirnya ‘berani’ mencoba, karena sang penerjemah tidak lain Mr. Jonjon Johana yang sudah kukenal lewat karya terjemahannya seperti Shin Suikoden dan Botchan (yang cukup bagus pula hasilnya).

Buku setebal 400 halaman ini mampu kuselesaikan dalam tempo 2 hari, dan meski kisahnya dapat dikatakan sangat-sangat aneh, dan menggambarkan dunia manusia yang ‘sakit’ dengan pemikiran yang kelam dan cukup vulgar dalam membahas tema-tema yang terbilang tabu (terutama bagi masyarakat Asia), anehnya terdapat suatu ‘keindahan’ yang unik dalam rangkaian kata-kata serta kalimat percakapan yang acapkali mengundang tawa (antara geli sekaligus tersipu malu, mungkin juga sempat bikin warna wajaku jadi ‘blushing’ – untungnya tidak membaca di tempat umum). 

Friday, February 15, 2013

Books "NAOMI"



Judul Asli : NAOMI
Copyright © by Jun’ichiro Tanizaki
Alih Bahasa : Maulida Sri Handayani
Penerbit Komodo Books
Desain sampul : Tugas Suprianto
Cetakan I : Juni 2012 ; 256 hlm
[ Review in Bahasa Indonesia & English ]

Nama Jun’ichiro Tanizaki cukup mengundang rasa penasaran bagi diriku untuk menelaah kisah ini. Meski ada sedikit ‘ketakutan’ melihat tema kisah yang sekilas serupa dengan novelnya ‘The Key’ atau “Diary of Madman’, kucoba untuk berpikiran positif dan sekali kali membaca novel beliau. Naomi adalah nama seorang gadis berusia 15 tahun yang menjadi pramuria di sebuah Kafe. Keberadaannya menarik perhatian seorang pemuda bernama Jôji Kawai, insinyur muda  berusia 28 tahun. Gadis ini tidak cantik atau menarik sesuai tolak ukur masyarakat Jepang, justru kesan ‘asing’ dari perawakannya yang kurus dan tinggi, serta raut wajah yang tajam, bagai kaum Eurasian (campuran antara Asia dan Barat), sikapnya yang pendiam dan kaku juga tidak cocok bagi pekerjaannya.

Ketertarikan Mr. Kawai pada gadis cilik ini tak mampu dilupakan, hingga hasrat untuk selalu bertemu dan berada di dekatnya, membuat pria ini memutuskan ‘mengambil’ Naomi dari Kafe tempatnya bekerja dan membawanya hidup di bawah naungannya. Dengan alasan ia telah mencari rumah kontrakan dan membutuhkan pelayan, ia mendatangi keluarga Naomi yang sama sekali tak peduli nasib gadis itu. Mr. Kawai berusaha menyenangkan hati Naomi, merawat, menjaga serta mengabulkan keinginannya. Mulai dari kursus bahasa Inggris, kursus piano, pakaian-pakaian dengan bahan-bahan khusus yang dibuatkan untuk gadis ini. Berkat perawatannya, maka Naomi mulai sedikit berubah penampilannya dan lebih berani dalam ‘berekspersi’ melalui dandanan serta pergaulannya.

Books "THE KEY"



Books “THE KEY”
Judul Asli : KAGI
By Jun’ichiro Tanizaki
Copyright © 1956 by  The Heirs of Jun’ichiro Tanizaki
Penerbit : Serambi Ilmu Semesta 
Alih Bahasa : Rahmani Astuti
Editor : Dian Pranasari & Adi Toha
Desain Cover : Eri Ambardi
Cetakan I : Juni 2012 ; 200 hlm  

Melihat preview di sampul belakang buku ini, sudah dapat kuraba, kira-kira bagaimana kisah tentang kehidupan rumah tangga yang aneh dan unik, dan seperti sebagian besar karya sastra Jepang yang mampu mengungkap sisi gelap dari manusia, diriku bersiap-siap menghadapi berbagai keanehan dalam kisah buku setebal 200 halaman ini...

Dan ternyata perkiraanku meleset sedikit, keanehan yang disajikan merupakan kenyataan yang memang banyak terjadi di dalam kehidupan rumah tangga yang tersembunyi di balik kedok para penghuninya. Dan mereka adalah penggambaran sosok-sosok manusia modern yang tak mampu berkomunikasi secara verbal dan terbuka, tentang kebutuhan masing-masing, tentang perasaan serta kerinduan dan kebencian, hingga pada akhirnya setiap orang melakukan ‘sesuatu’  demi menyalurkan hasrat yang sekian lama terpendam...

Kisah ini tentang seorang profesor berusia 55 tahun dengan istrinya yang bernama Ikuko 44 tahun, dikarunia seorang putri bernama Toshiko yang telah beranjak dewasa.  Kehidupan rumah tangga mereka tampak normal, namun ternyata di dalam hubungan pribadi masing-masing, terjadi kesenjangan yang bukan saja oleh jarak usia tapi juga oleh tiadanya komunikasi satu sama lain. Menjelang usia paro-baya, sang profesor mengalami kekhawatiran bahwa istrinya yang masih menarik  pada usia tersebut, tak akan mau memahami hasrat serta gairah aneh yang semakin sering muncul menjelang usia senja sang suami.