Judul
Asli : A
SINGLE SHARD
Copyright
© by Linda Sue Park
Penerbit
Atria
Alih
Bahasa : Maria M. Lubis
Editor
: Fenty Nadia & Ida Wajdi
Illustrasi
: Indra Bayu
Desain
Cover : Aniza Pujiati
Cetakan
I : Maret 2012 ; 196 hlm
Kisah ini
berawal di sebuah desa kecil di pantai barat Korea, sekitar pertengahan abad
ke-12. Tentang seorang pemuda yang disebut sebagai ‘Tree-ear’ atau jamur kuping,
ia diberikan nama serupa dengan jamur keriput dan berbentuk setengah lingkaran
yang mampu tumbuh di batang-batang pohon mati atau tumbang, muncul dari kayu
lapuk tanpa benih semaian. Sebatang kara semenjak kanak-kanak ketika terjadi
wabah penyakit di desanya. Semula ia hendak dirawat oleh para rahib di kuil,
namun ketika tiada yang sanggup, maka Crane-man, seorang tunawisma yang cacat
kaki, bersedia merawatnya hingga dewasa. Meski tinggal di bawah jembatan dan
mencari makanan dari sisa-sisa yang makanan yang terbuang, Crane-man
mengajarkan budi pekerti serta kehormatan harga diri kepada Tree-ear, agar
tidak pernah melakukakan perbuatan tercela.
“Mencuri dan mengemis membuat seorang manusia tidak lebih baik daripada seekor anjing.”“Pekerjaan memberikan harga diri kepada seorang manusia, sementara mencuri memusnahkannya.”
Di
sela-sela waktunya, Tree ear suka mengamati Min – pembuat Keramik terbaik di
desa Ch’ulp’o, hasil karyanya terkenal seantero Korea, karena keindahan serta
keunikan yang tak bisa ditiru oleh pembuat Keramik lainnya. Dan saat suatu hari
Tree ear memberanikan diri untuk melihat hasil karya Min dari dekat, tanpa
sengaja ia memecahkan salah satu diantaranya. Demi menebus kesalahan, Tree ear
menawarkan jasa untuk bekerja tanpa bayaran kepada Min. Di mulai dari mencari
kayu sebagai bahan bakar tungku pembuatan keramik, hingga akhirnya Tree ear
diperbolehkan mencari dan menggali tanah liat bahan utama pembuatan keramik
yang bagus.
