Text Copyright © 2012 Kim Mi Ri
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Juliana Tan & Iingliana
Cetakan I : April 2013 ; 208 hlm
Rate : 3,5 of 5
Sepanjang malam aku menunggu matahari terbit di luar jendelaKarena begitu pagi tiba, aku bisa bertemu dengannyaTerima kasih karena menggengam tangnkuTerima kasih karena menatap matakuTerima kasih karena kau yang kunanti-nanti akhirnya tiba di siniSepanjang hari aku menunggu bulan muncul di langitKarena begitu malam tiba, aku bisa berbicara denganmuJangan lupakan janji kitaJangn lupakan rahasia kitaJangan lupakan betapa jantungku berdebar kerasKetika menatap matamuBetapa aku mencintai senyummu
Alkisah di sebuah tempat terpencil di Korea, hidupnya seorang pria,
seorang ilmuwan, menyendiri, tak pernah berhubungan dengan siapa pun termasuk
tetangga terdekat yang hanya segelintir. Ia menjalani kehidupan pribadi yang
sunyi dan sepi hanya ditemani kawanan serigala yang dikurung dalam sebuah gubuk
di dekat rumahnya. Hingga pada suatu hari, tepatnya di awal musim gugur tahun
1963, mendadak sang ilmuwan terkena serangan jantung dan tewas tanpa ada
seorang pun di sisinya, meninggalkan warisan serta rahasia yang tak diketahui
oleh siapa pun.
Tiga tahun kemudian, di tempat yang sama, sebuah keluarga terdiri dari
seorang janda beserta kedua putrinya, pindah ke tempat itu. Mereka baru saja
mengalami tragedi besar, sang suami, ayah, kepala keluarga, meninggal dunia dan
meninggalkan segala kesulitan serta kerumitan uang memaksa mereka harus pindah
dari kota. Putri tertua bernama Kim Sooni – memiliki kondisi kesehatan yang
memaksanya harus banyak beristirahat dan tidak bisa mengikuti kegiatan sekolah
biasa. Si bungsu yang lincah serta tomboi bernama Kim Soon Ja, tidak terlalu
peduli dengan perbedaan kondisi kehidupan yang mereka alami. Sedangkan sang ibu
harus menguatkan diri guna membangun kembali keluarganya.














